PEMBANGUNAN LOS/KIOS PEDAGANG PANTAI KRAKAL GUNUNG KIDUL DIDUGA KUAT BANYAK PENYIMPANGAN DISETIAP ITEM PEKERJAAN

  • Administrator
  • Minggu, 17 Januari 2021 16:24
  • 85 Lihat
  • Pemerintahan

Gunung Kidul | IP.COM – Kementerian Pariwisata mengucurkan Dana Alokasi Khusus yang tidak sedikit kepada Pemeritah Kabupaten Gunung Kidul melalui Dinas Pariwisata Gunung kidul untuk kemajuan dan meningkatkan perkembangan dalam bidang sektor  pariwisata di lokasi pantai Krakal Gunung Kidul perlu mendapatkan apresiasi dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul maupun masyarakt luas sebagai pengguna dan penikmat insfrastruktur.
Ditahun 2020 ini Kementerian Pariwisata mengucurkan dana kurang lebih 1 M untuk meningkatkan fasilitas umum sektor pariwisata di Pantai Krakal dengan membangun Los/Kios Pedagang Pantai Krakal Gunung Kidul.
Akan tetapi pihak Dinas Pariwisata Gunung Kidul tidak dapat menjaga amanah tersebut dengan baik karena Pada Paket Pekerjaan Belanja fisik pembangunan los/kios pedagang pantai Krakal (DAK FISIK) yang bersumber dari DAK T.A 2020 terindikasi kuat banyak penyimpangan di setiap item pekerjaannya.
Berdasarkan hasil investigasi wartawan www.internalpublik.com dilapangan Paket Pekerjaan Belanja fisik pembangunan los/kios pedagang pantai Krakal (DAK FISIK) yang bersumber dari DAK T.A 2020 terindikasi banyak penyimpangan mulai dari mutu kualitas pekerjaan yang sangat rendah. Salah satunya dibebearapa bagian bangunan Los/Kios sudah banyak mengalami kerusakan, retak bahkan patahan yang signifikan pada bagunan kios dan tidak hanya itu pada pemasangan rangka atap yang menggunakan kayu sangat memperihatinkan karena pada item pekerjaan tersebut menggunakan kayu yang tidak seharusnya atau bisa dikatakan menggunakan kayu rijek dan jenis kayu tidak sesuai dengaan Rencana Mutu Kontrak.
Atas hal tersebut pada Paket Pekerjaan Belanja fisik pembangunan los/kios pedagang pantai Krakal (DAK FISIK) yang bersumber dari DAK/APBD T.A 2020 terindikasi kuat adanya penyimpangan di setiap item pekerjaan, terlihat dari rendahnya mutu kualitas item-item dan pelaksanaan pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, R.A.B, dan analisa teknis yang telah dituangkan dan disetujui dalam rencana mutu kontrak (RMK) dan fakta Integritas yang telah diabaikan dan/atau dalam melaksanakan pekerjaan tersebut terkesan asal-asalan dan tidak sesuai dengan SPEK dan masih belum bisa difungsikan dengan semestinya dan/atau terkesan asal-asal yang berpotensi gagal kontruksi untuk Projek Paket Pekerjaan Belanja fisik pembangunan los/kios pedagang pantai Krakal (DAK FISIK) yang bersumber dari DAK/APBD T.A 2020.
Jadi paket pekerjaan pembangunan Kios pedagang di pantai Krakal yang bersumber dari DAK T.A 2020 dalam naungan Dinas Pariwisata Gunung Kidul, dan diperkuat dengan kinerja kontraktor CV. WARDANA PUTRA SEJAHTERA diduga kuat adanya penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan dalam paket pekerjaan tersebut. Maka perlunya instansi penegak hukum daerah Kabupaten Gunung Kidul maupun Provinsi D.I Yogyakarta mengaudit atau memeriksa Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul berserta PPK terkait berserta kinerja Kontraktor untuk dapat mempertanggung jawabkan anggaran yang berasal dari uang rakyat.(Her/Dan)

Komentar

0 Komentar