Rehabilitasi Embung Kalangrejo Kec. Kunduran Kab. Blora Diduga Mutu Kualitas Rendah dan Sarat Penyimpangan

embung kalangrejo

Blora | IP.COM – Pembangunan sarana prasarana untuk kebutuhan petani sangat perlu di perhatikan oleh pemerintah daerah.  Salah satunya fasilitasnya adalah pembangunan embung yang berfungsi menampung air yang dibutuhkan petani untuk pengairan sawah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Blora melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang memfasilitasi kebutuhan petani dengan membangun embung di Desa Kalangrejo Kecamatan Kunduran, Kab. Blora. Paket pekerjaan Rehabilitasi Embung Kalangrejo, Kec. Kunduran, Kab. Blora yang pada bulan Januari secara simbolis di resmikan oleh Bupati Blora saat ini terlihat dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Diduga pelaksanaan paket pekerjaan tersebut dilakukan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, Karena terlihat setiap item-item pekerjaan mutu kualitas sangat rendah, hal tersebut terlihat dengan banyaknya kerusakan fisik mulai dari keretakan maupun patahan di beberapa titik bangunan embung.

Paket Rehabilitasi Embung Kalangrejo menggunakan anggaran APBD 2019 dengan nilai Rp 1.322.442.000,00 dengan pemenang CV. MEGA MUSTIKA. Dengan anggaran yang sedemikian besar diduga tidak terserap dengan sempurna dan rawan terjadi kebocoran yang dapat dikatakan menyebabkan kerugian Negara.

embung kalangrejo

Adanya indikasi penyalahgunaan wewenang Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum Dan Penaatan Ruang Kab. Blora dengan tolak ukur kinerja Kontraktor CV. MEGA MUSTIKA dan sangat lemahnya pengawasan dari konsultan supervisi yang mana pekerjaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan dalam pengerjaannya terkesan asal-asalan.

embung kalangrejo

Pekerjaan yang diselesaikan oleh pihak kontraktor pada bulan Desember 2019 tersebut diduga  berpotensi terjadi kegagalan konstruksi. Potensi kegagalan konstruksi sudah terlihat dari kualitas, kuantitas serta estetika pada pelaksanaan item – item pekerjaan yang belum memenuhi standart  kualitas yang di tetapkan dalam spesifikasi teknis. Pada pekerjaan tersebut banyak ditemukan kerusakan maupun patahan bangunan yang tentunya bisa diindikasikan adanya pengurangan campuran pasangan batu maupun campuran pembetonan oleh pihak kontraktor. Dugaan tersebut terlihat dari rendahnya mutu kualitas item – item pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan analisa teknis yang telah dituangkan dan disetujui dalam rencana mutu kontrak (RMK). Akibat dari ketidak sesuaian itu dapat merugikan masyarakat dan merugikan keuangan Negara.

Oleh karena itu perlu tindakan tegas aparat penegak hukum khususnya Kabupaten Blora dan pihak terkait untuk mengantisipasi terjadinya kerugian negara yang diakibatkan oleh paket pekerjaan Rehabilitasi Embung Kalangrejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora yang bersumber dari APBD  T.A 2019.(Tjg)

Share

Share This Post

Post Comment