Polres Grobogan Agar Usut Tuntas Adanya Dugaan Pungli Dana BST dan BLT Warga Terdampak Covid-19 di Desa Mangin, Kec. Karangrayung, Kab. Grobogan

BLT

Grobogan | IP.COM – Keluarga miskin yang terdampak Covid-19 tentunya harus mendapatkan perhatian khusus. Dalam hal tersebut pemerintah sudah mengambil langkah yang tepat yaitu memeberikan bantuan kepada warga miskin terdampak Covid-19 salah satunya melalui Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai(BLT).

Akan tetapi bantuan tersebut dimanfaatkan oknum-oknum perangkat desa untuk melakukan pungli. Dan salah satunya Desa Mangin Kecamatan Karangrayung Kab. Grobogan. Terindikasi kuat adanya praktek pungli tersebut dilakukan oleh perangkat desa dan tidak menutup kemungkinan diduga kepala desa menjadi dalang pungli tersebut.

Dugaan Pungli tersebut dilakukan di pembagian tahap pertama, besaran pungli tersebut sebesar Rp. 400.000,- per Kepala Keluarga dengan dalil untuk pemerataan warga yang tidak mendapatkan.

Suryanto LURAH DAN Suwandi SEKDES DESA MANGIN

Atas hal tersebut dengan apa yang dilakukan Kepala Desa Mangin berserta jajarannya secara hukum dan aturan sudah melanggar. Karena apapun alasan tersebut kepala Desa Mangin berserta jajaran perangkat desa sudah melakukan dugaan Pungli dana bantuan BLT dan BST jadi terindikasi kuat melanggar hukum dan dapat dikenakan dikenakan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 atas perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

PIMRED INTERNAL PUBLIK

Team investigasi media Internal Publik yang dipimpin langsung Heru Wahyudi selaku Pimpinan redaksi saat melakukan investigasi di dusun Setren, Desa Mangin, Kec. Karangrayung menemukan banyak indikasi-indikasi penyimpangan dan/atau pungli yang dilakukan oleh Kepala Desa Mangin berserta jajarannya dan dapat diulas di pemberitaan sebelumnya dilink :

http://internalpublik.com/terjadi-pungli-dana-blt-sebesar-rp-400-ribu-di-desa-mangin-diduga-lurah-dan-kepala-dusun-bermain/.

Akibat adanya dugaan pungli tersebut media www.internalpublik.com sebagai kontrol publik langsung mengadukan hal tersebut kepada pihak kepolisian melalui Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah agar segera ditindaklanjuti demi warga masyarakat yang kurang mampu agar dapat menerima haknya sepenuhnya sesuai besaran yang diberikan pemerintah tanpa adanya pemotongan. Aduan tersebut mendapatkan respon positif dari pihak Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah dan langsung didisposisikan ke Reskrim Polres Grobogan agar lebih mudah dalam pendalaman penyelidikan kasus tersebut. Tentunya dalam adanya dugaan pungli tersebut pihak penyelidik anggota reskrim Polres Grobogan agar lebih teliti dan melakukan pendalaman jauh lebih dalam lagi dengan harapan kasus tersebut bisa terungkap dan menjadikan pelajaran bagi pelaku-pelaku pungli lainnya.

Warga masyarakat dengan adanya kejadian tersebut sangat berharap kepada aparat penegak hukum agar dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat terutama warga miskin, inilah tugas pihak kepolisian sebagai aparat penegak hukum yang dapat memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.(Her)

Share

Share This Post

Post Comment