POLDA JATIM LUMPUHKAN SINDIKAT PANTURA

WhatsApp Image 2018-05-22 at 02.40.54

Surabaya | IP.COM – Senin 22/05/18 sekita pukul17.30 wib. Jajaran Kepolisian Kapolda Jatim kembali menunjukkan Taringnya setelah Merinkus Kawanan Sindikat SAKRAM,yang sering melakukan pemerasan kepada PERUSAHAAN.

Modus yang digunakan oleh Sindikat ini cukup rapi:
-Mendatangi Perusahaan ying sudah diIncar.
-Meminta jatah tiap bulan,dengan nominal yang berfariasi antara 4 jt sampai 5 jt tiap Perusahaan tersebut.
-)Apabila Perusahaan tersebut TIDAK MAU MEMBERI Mobil box Pengiriman akan diberi tanda dan siap untuk DIJARAH sewaktu berhenti dijalan.
-)setiap mendapat mangsa,komplotan atau sindikat ini meminta dikirim melalui rekening BCA(trenfer)
-)menggunakan sepeda motor saat menjalankan aksinya

Sindikat ini terdiri dari 6 (enam) orang,dengan peranan masing-masing sesuai tugasnya.
Pimpinan sindikat IMAM SAKRAM(40),BEJO(38),KOPRAL(35),BB(36),BS(34) dan DWW(37).

Tertangkapnya Jaringan Sindikat ini disebabkan,oleh pengaduan dari perusahaan yang sudah DIPERAS.
Reporter internal publik pun mewawan carai Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol FRANS BARUNG MANGERA S.I.K.

“Didaerah mana ndan pertama kali ditangkap jaringan sindikat tersebut”? tanya reporter internal.
“Pertama kali tertangkapnya jaringan sindikat ini berbeda-beda Pasuruan,Mojokerto,Sidoarjo dan nganjuk.”ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol FRANS BARUNG MANGERAS.I.K.

WhatsApp Image 2018-05-22 at 02.49.20

“Beroperasi diKAWASAN PANTURA,setiap Korbanya (supir box) akan dimintai sejumlah uang,itu kendaraan tanpa ada tanda dari sindikat loooo !…
Jika ada tandanya beda lagi aturannya !…
yang diambil :
-)Surat-surat kendaraan serta surat jalan pengiriman
-)Ban Serep
-)Muatanya tidak pandang bulu(apa saja yang bisa dibawa)
“Imbuhnya dengan Tegas”

Dengan diringkusnya Jaringan Sindikat SAKRAM ini para pengguna jalan merasa lega,setidaknya satu persatu sudah diringkus oleh Jajaran Kepolisian.
Rasa aman kembali tercipta,tegakkan keadilan tanpa pandang bulu sesuai tugasmu.(rud)

Share

Share This Post

Post Comment