Penolakan RUU HIP Di Mojokerto Berjalan Damai dan Tertib

RUU HIP

Mojokerto | IP.COM – RUU HIP yang tengah digodok di DPR RI serta kedatangan TKI ilegal dari Cina di berbagai wilayah negeri, memicu serangkaian unjuk rasa dari berbagai kalangan Aliansi Masyarakat dan Organisasi kemasyarakatan di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Mojokerto.

 

Sejumlah ormas dari FPI, COBRA, Muhammadiyah, FORKOT, Aliansi 212 Mojokerto, PPIR dan lain lain bergerak bersama dan berorasi didepan gedung DPRD Kabupaten Mojokerto di Jalan Veteran pada hari Kamis (2/7/2020)

 

Mereka menuntut pembatalan secara total RUU HIP karena menyatakan bahwa pancasila dan nilai- nilainya telah final dan kedatangan TKI ilegal malah memperburuk situasi ekonomi yang sedang kisruh oleh wabah covid19.

RUU HIP 2

Para perwakilan Penolakan RUU HIP  di terima oleh perwakilan DPRD kota Mojokerto, yang diwakili Aini Azuroh dari fraksi PKB, didampingi Kapolres Mojokerto Kota AKBP  Deddy Supriadi SIK, MIK, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexsander beserta Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH di ruangan Kantor para wakil rakyat Mojokerto.

Pada ahirnya melalui perwakilan dari fraksi PKB Mojokerto Ibu Hj Aini Azuhro menemui para pendemo dan berjanji akan menyampaikan serta menolak RUU HIP sampai ke Pusat, beliau juga menyampaikan secara mutlak mengabul kan tuntutan yang disuarakan oleh pengunjuk rasa, dan menyatakan Pancasila serta sila- silanya telah sempurna, dan menolak kedatangan TKI ilegal dari cina untuk berbagai bidang.

Selanjutnya masa bergerak ke gedung DPRD Kota Mojokerto untuk menyuarakan tuntutan dengan damai dan tertib.(Indra)

Share

Share This Post

Post Comment