KORBAN PEMERKOSAAN DI DESA BANDANG LAOK KOKOP BANGKALAN MENGALAMI TEROR DAN DEPRESI SAMPAI BUNUH DIRI

Sahid, SH

Bangkalan | IP.COM – Orang tua korban Pemerkosaan, Bapak Abdur Rohman didampingi kuasa hukumnya Sahid SH terus mendesak dan berharap kepada Bapak Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, SIK,MH,M.Si dalam waktu 2×24 jam ada kabar penetapan tersangka para pelaku pemerkosaan, dan memerintahkan jajarannya yang menangani Kasus Pemerkosaan di Desa Bandang Laok mengusut tuntas, Unit PPA dan Reskrim Polres Bangkalan, mengungkap dan menangkap para pelaku kasus pemerkosaan yang keji sangat tidak manusiawi mengakibatkan korban Pemerkosaan R ( Bunga ) 21 th janda 1 anak mengalami depresi, tekanan batin dan teror sehingga bunuh diri.

OLAH TKP

Menurut keterangan keluarga korban penyebab korban melakukan tindakan tersebut dipicu karena tekanan batin, depresi, serta teror sehingga korban nekat melakukan tindakan bunuh diri dengan cara meminum cairan beracun jenis Fastac.

Jenazah Korban sempat dirawat di Bidan setempat, namun Jenasah korban tidak dapat diselamatkan karena reaksi Racun tersebut sangat cepat dan akhirnya Jenasah korban dipindahkan dibawa ke Puskesmas Dupok untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kematian.

TKP

Kejadian pemerkosaan di Desa Bandang Laok, kecamatan Kokop Bangkalan pada hari Jum’at dini hari (26/06/2020) yang dilakukan 7 pemuda tidak dikenal disemak-semak, ini cukup menggegerkan warga Desa Bandang Laok dan menjadi perhatian khusus masyarakat kabupaten Bangkalan, karena disinyalir aparat penegak hukum sangat lamban dalam mengambil tindakan dan penanganan,

Menurut Kuasa Hukum keluarga Korban Sahid SH, pengacara muda yang saat ini banyak menangani kasus-kasus fenomenal, salah satu pengacara Ahmad Dhani Dewa 19, serta Kanjeng Dimas, juga Tri Susanti alias Mak Susi, kasus kerusuhan asrama Papua di Surabaya, bukti-bukti sudah diserahkan kepihak kepolisian, bukti hasil visum dan bukti pendukung lainnya baju yang dipakai korban waktu kejadian sudah diamankan pihak kepolisian dan saksi kunci yang mengetahui waktu kejadian sudah diperiksa saya kira sudah lengkap, perbuatan pidananya sudah nampak jelas, Identitas tersangka juga sudah jelas (nama dan alamat rumah pelaku), saya berharap kepada kepolisian agar secepatnya menangkap, mengungkap, jangan sampai ada kesan oleh pihak keluarga korban dan masyarakat, kepolisian kurang serius menangani perkara pemerkosaan ini sehingga masyarakat kecewa dan tidak percaya lagi dengan kinerja kepolisian.

Bahkan ada rumor dan kabar yang berkembang di masyarakat, bahwa penanganan kasus pemerkosaan ini ada indikasi negosiasi adanya ikut campur tangan kerabat tokoh setempat dari para pelaku, yang disinyalir menjadi penghalang kasus ini cepat terungkap, berharap pelaku segera ditangkap dan ditindak tegas, karena hukum tidak pandang bulu tidak ada orang yang kebal hukum di negeri ini keadilan harus ditegakkan, para pelaku harus mempertanggung jawabkan sesuai perbuatannya mendapatkan hukuman sesuai undang-undang yang berlaku.

Kami akan mengawal terus sampai perkara ini tuntas dipersidangan, biar masyarakat kembali kondusif, merasa aman, karena Desa Bandang Laok rata-rata kebanyakan seorang petani yang tidak paham soal hukum, mari kita dukung sepenuhnya kinerja kepolisian untuk mengungkap perkara ini, agar pihak keluarga dan masyarakat puas dan bisa kembali tenang, jangan sampai ada hal hal yang tidak di inginkan terjadi melakukan main hakim sendiri dan tidak percaya lagi dengan keadilan menurut warga Desa Bandang Laok yang tidak mau disebutkan namanya.

KAPOLRES BANGKALAN

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra terkait kejadian kasus Pemerkosaan setelah berdiskusi dan beraudiensi dengan keluarga dan masyarakat terkait informasi dan masukan, menyampaikan turut berduka cita bahwa korban pada kasus ini bunuh diri , AKBP Rama menyampaikan kasus ini tidak akan pupus, proses penyelidikan akan tetap kita maksimalkan, kita percepat untuk mengungkap para pelakunya dan mohon dukungan dari masyarakat, pada prinsipnya Jajaran Polres Bangkalan akan terus mengusut secara transparan serta memberi informasi penuh kemasyarat.(Indra)

Share

Share This Post

Post Comment