Keluarga besar MALUKU SATU RASA JAWA TIMUR  ( M 1 R ) kawal kasus pengeroyokan di PENTAGON…

WhatsApp Image 2020-02-10 at 01.46.44 (1)

Surabaya | IP.COM – Keluarga besar Maluku Satu Rasa Jawa Timur ( M 1 R ) hari minggu ( 9 feb 2020 ) berduka , meninggalnya salah satu  anggota organisasinya yg telah menjadi korban pengeroyokan Glenn Puttiray ,34 th di Discotic Pentagon jalan Tegalsari Surabaya.

Korban pengeroyokan sempat dirawat di IGD  RS Islam Jemursari, Surabaya. Korban  menjalani perawatan intensif selama 4 hari  dalam kondisi kristis dan luka cukup parah di bagian kepala.

Glenn Puttiray yg tinggal di Jalan Rungkut Asri Utara 17 RL 3 J NO 20  Surabaya, menurut kerabat ,  tetangga dan teman teman organisasi kesehariannya sosok pemuda yg dikenal cukup sopan , loyal & baik sehingga banyak teman teman organisasi , kerabat yg sangat berduka atas meninggalnya korban.

Konfirmasi dari Ketua DPD Maluku Satu Rasa Jawa Timur ( M 1 R )  David Sinay meminta dan mengawal terus kejadian pengeroyokan korban Hendri , Billy Puttiray , dan Glenn Puttiray ( korban meninggal ) yg kejadian nya di diskotik Pentagon jalan Tegalsari Surabaya dan  beliau rencana hari senin ( 10 feb 2020 ) akan mendatangi Polsek Tegalsari bersama para pengurus inti M 1 R untuk menghadap Kapolsek Tegalsari Surabaya guna menanyakan perkembangan lebih lanjut dari kasus pengeroyokan ini sampai selesai  ,karena menurut beliau kasus ini sudah merenggut nyawa serta korban luka luka dari rekan rekan nya di organisasi M 1 R.

WhatsApp Image 2020-02-10 at 01.46.44 (2)

Keluarga dan beliau sendiri tidak ingin berspekulasi, dan mempercayakan penuh agar segera di ungkap dengan cepat kasus pengeroyokan ini , dari pihak kepolisian sendiri sudah merespont dan memanggil saksi saksi 6 orang security pentagon diskotik , 4 rekan korban dan 2 pihak management pentagon  diskotik, beliau atas nama organisasi Maluku Satu Rasa mempercayakan kasus ini pada pihak kepolisian dan berharap untuk pelaku pengeroyokan segera ditangkap dan diadili sesuai undang undang yg berlaku di indonesia.(Indra pencenk)

Share

Share This Post

Post Comment